By Moch Syarif 14 Sep, 24 Laravel Filament - Instalasi
Tutorial Instalasi Laravel 11 Fillament V3
Halo guys! Pada episode kali ini, kita akan mempelajari salah satu fitur istimewa yang ada di Laravel 10+, yaitu FILAMENT. Dalam seri tutorial ini, kita akan membahas bagaimana cara menggunakan Filament untuk membangun antarmuka admin yang modern, dinamis, dan mudah diintegrasikan ke dalam aplikasi Laravel. Mungkin sebagian dari kalian sudah pernah mendengar tentang Filament, tapi untuk yang belum, jangan khawatir! Kita akan mulai dari dasar-dasar sampai ke fitur-fitur lanjutannya. So, siap-siap buat belajar bareng di episode Filament ini!
Filament adalah sebuah library untuk Laravel yang dirancang khusus untuk membangun panel admin dengan cepat dan mudah. Filament menyediakan berbagai komponen siap pakai seperti tabel, form, dan manajemen sumber daya, yang memungkinkan pengembang untuk membuat antarmuka administrasi yang elegan dan fungsional tanpa perlu menulis banyak kode dari awal. Filament juga sangat fleksibel dan dapat disesuaikan sesuai kebutuhan, mendukung fitur seperti manajemen pengguna, otorisasi, dan integrasi dengan berbagai paket Laravel lainnya. Dengan pendekatan modular, Filament membantu mempercepat pengembangan backend dengan tampilan yang modern dan mudah digunakan.
Selain kemudahan penggunaannya, Filament juga didukung oleh ekosistem plugin yang terus berkembang, memungkinkan pengembang untuk memperluas fungsionalitas panel admin tanpa banyak usaha. Filament mendukung pembuatan CRUD (Create, Read, Update, Delete) dengan sangat efisien, dan memiliki komponen visual yang responsif serta dapat diintegrasikan dengan Tailwind CSS. Dengan dokumentasi yang lengkap dan komunitas yang aktif, Filament menjadi pilihan populer bagi pengembang yang ingin membangun dashboard admin yang powerful dan scalable di atas framework Laravel. Kombinasi kemudahan, fleksibilitas, dan estetika menjadikan Filament solusi ideal untuk berbagai proyek Laravel.
Jika kalian tertarik untuk mengeksplorasi lebih lanjut dan mendalami penggunaan Filament di Laravel, sangat disarankan untuk mengunjungi dokumentasi resminya. Dokumentasi Filament sangat lengkap dan mudah diikuti, memberikan panduan mulai dari instalasi dasar hingga konfigurasi lanjutan. Dengan berbagai contoh kasus dan penjelasan mendetail, kalian bisa memaksimalkan potensi Filament dalam membangun panel admin yang sesuai dengan kebutuhan proyek kalian. Jangan ragu untuk mengaksesnya di dokumentasi filament. Oke kita akan masuk kedalam pembahasan instalasinya.
Instalation
Instalasi Laravel sebelum memakai filament, tentunya temen-temen harus install terlebih dahulu laravelnya, kalian bisa instal melalui terminal menggunakan composer dengan cara sebagai berikut:
composer create-project laravel/laravel nama-project
Saat kalian menjalankan code tersebut diterminal kalian, maka otomatis laravel akan terinstal dengan versi 11 atau versi yang paling terbaru. Karena memang di episode kali ini kita akan menggunakan laravel 11 sebagai framework PHP nya. Lalu, saat penginstalan sudah berhasil, kalian setting terlebih dahulu database pada file .env.
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=belajar-filament
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=
Laravel 11, akan mensetting DB_CONNECTION=sqlite, dan kita cukup ubah menjadi MySQL karena pada episode ini kita akan menggunakan MySQL sebagai DMBS nya.
Instalasi Filament V3
Kita sudah menginstall Laravel 11, selanjutnya kita akan menginstall library filament kedalam project laravel kita. Temen-temen bisa buka dokumentasi filament nya untuk penjelasan lebih lengkap, disini saya akan menjelaskan secara simple dan to the point hehe. oke, langkah pertama kita buka terminal kita, jika kalian menggunakan Vscode sebagai text editor nya, kalian cukup tekan shortcut CTRL + ` maka akan terbuka terminalnya. lalu kalian instal library filament dengan memasukkan code berikut kedalam terminal:
composer require filament/filament
Jika proses instalasi filament sudah berhasil, kita perlu Migrate terlebih dahulu migration yang sudah ada pada database/migrations dengan cara memasukkan code berikut ke terminal kalian :
php artisan migrate
Jika sudah, langkah selanjutnya kalian bisa menambahkan Filament Panel Builder. apa itu? Filament Panel Builder adalah salah satu fitur inti dari Filament yang memungkinkan pengembang untuk dengan mudah membangun panel admin atau dashboard di aplikasi Laravel mereka. Dengan Panel Builder, pengembang dapat membuat antarmuka pengguna yang kaya fitur tanpa perlu menulis banyak kode manual. Fitur ini mempermudah pembuatan halaman administrasi, mengelola sumber daya seperti model database, serta menyediakan komponen siap pakai untuk CRUD (Create, Read, Update, Delete). Kalian bisa masukkan code berikut kedalam terminal :
php artisan filament:install --panels
Saat kalian menjalankan code tersebut didalam terminal kalian, maka akan muncul 1 bar form di terminal untuk memasukkan name panel yang anda inginkan, disini kita akan mengisi form tersebut dengan isi "admin" lalu tekan enter. Maka filament akan menginstal panel yang kita request.
Saat ini kita sudah mempuyai panel dengan nama "admin", selanjutnya kita perlu membuat akun login nya terlebih dahulu untuk kita pakai sebagai akun admin. Dan biasanya, jika kita tidak menggunakan filament, kita harus membuat Seeder untuk memasukkan data akun user yang sudah di isi kedalam database kita, iya bukan? Tapi, fillament mempermudah itu semua tanpa harus membuat seeder terlebih dahulu. Caranya sangat mudah, kalian cukup masukkan code berikut kedalam terminal kalian :
php artisan make:filament-user
Saat code tersebut dijalankan, maka akan ada 3 bar form yang harus diisi, yaitu name, email dan password. Kalian cukup isi semua formnya sesuai yang kalian inginkan, nantinya akun tersebut akan kalian gunakan sebagai akun login masuk ke dalam dashboard admin.
Jika sudah selesai menambahkan akun loginnya, coba kalian buka project laravel kalian dengan cara ketik code berikut di terminal kalian php artisan serve. lalu buka browser, dan masukkan link berikut http://127.0.0.1:8000/admin maka akan muncul halaman login admin dari filament seperti ini.
Masukkan email dan password yang sudah kalian buat sebelumnya, lalu tekan login. Maka jika email dan password tersebut benar, kalian akan di alihkan ke halaman dashboard admin filament seperti ini.
Kesimpulan
Sebagai kesimpulan, setelah mengikuti langkah-langkah instalasi Filament, instalasi panel, dan penambahan akun user, kita telah berhasil menyiapkan sebuah dashboard admin yang fungsional di aplikasi Laravel. Filament menawarkan solusi yang sangat efisien dan mudah dipahami untuk membangun antarmuka administrasi yang elegan dan modern. Dengan panel yang dapat diatur sesuai kebutuhan dan fitur pengelolaan pengguna yang kuat, Filament menjadi pilihan tepat untuk mempercepat pengembangan proyek Laravel kalian. Semoga tutorial ini membantu, dan jangan ragu untuk mengeksplorasi lebih jauh fitur-fitur canggih yang ditawarkan oleh Filament!
Mungkin untuk EPS 1 - Instalasi Filament kali ini cukup sekian, kita akan melanjutkan sesi pembelajaran berikutnya dipertemuan Episode 2 - Setting up the database, models and resource. Thanks guys, See You!